Bandar Lampung, sinarlampung.co – Survei terbaru dari Litbang Radar Lampung Media Grup dan Disway Research Development mengungkap bahwa pasangan calon bupati-wakil bupati Tanggamus, M. Saleh Asnawi dan Agus Suranto (Saleh-Agus), serta pasangan calon gubernur-wakil gubernur Lampung, Rahmad Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela (Mirza-Jihan) menunjukkan elektabilitas yang kuat dan mendominasi preferensi pemilih di wilayah Tanggamus. Hasil ini menandakan pengaruh besar dukungan pendukung mereka dan menegaskan posisi kuat menjelang Pilkada 2024.
Elektabilitas Paslon Cabup-Cawabup Tanggamus: Saleh-Agus Dominan
Hasil survei menunjukkan bahwa pasangan M. Saleh Asnawi dan Agus Suranto (nomor urut 2) unggul signifikan dengan tingkat elektabilitas sebesar 59,80%. Mereka jauh mengungguli pasangan Dewi Handajani dan Ammar Siradjudin (nomor urut 1) yang memperoleh 39,80%, sementara 1,40% responden mengaku belum memutuskan pilihan.
Keunggulan Saleh-Agus ini didukung oleh aliansi partai politik besar seperti Gerindra, PAN, PPP, PKB, dan Nasdem, yang berhasil menguasai mayoritas kecamatan di Tanggamus. Basis pendukung ini diyakini memperkuat posisi Saleh-Agus sebagai pilihan utama pemilih di daerah tersebut. Sementara itu, pasangan Dewi Handajani dan Ammar Siradjudin, yang didukung oleh PKS, PDIP, Golkar, dan Perindo, menguasai tiga kecamatan sebagai wilayah basis pendukung utama mereka.
Elektabilitas Paslon Cagub-Cawagub Lampung: Mirza-Jihan Terdepan
Pada tingkat provinsi, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 2, Rahmad Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela, meraih tingkat elektabilitas tertinggi di Kabupaten Tanggamus dengan perolehan 79,00%. Pasangan Arinal Djunaidi dan Sutono (nomor urut 1) berada jauh di belakang dengan 17,00%, sementara 4,00% responden masih belum menentukan pilihan.
Mirza-Jihan menunjukkan dominasi yang kuat hampir di seluruh kecamatan di Kabupaten Tanggamus. Basis dukungan yang solid ini mempublikasikan pengaruh luas pasangan Mirza-Jihan di tingkat lokal, yang juga didorong oleh aliansi partai politik besar di Lampung.
Metodologi Survei Ketat
Survei ini melibatkan 500 responden yang dipilih secara acak dari 20 kecamatan di Kabupaten Tanggamus, dengan menggunakan metode simple random sampling dari total populasi pemilih sebanyak 451.682 jiwa. Dengan margin of error ±3,00% dan tingkat kepercayaan 90%, survei ini memberikan gambaran yang cukup akurat mengenai preferensi politik warga Tanggamus. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner simulasi surat suara yang mengunggah foto calon pasangan. Untuk menjamin akurasi, kontrol kualitas dilakukan pada 30% hasil wawancara dengan pengecekan acak melalui telepon dan spot check. (Red/*)