Bandar Lampung, sinarlampung.co-Pemred Club mengunjungi dua anak yatim piatu yang ayahnya meninggal akibat sepeda motornya terpelanting akibat jalan rusak dan dirinya tertancap di pagar Masjid Al Hikmah, Jagabaya II, Kota Bandar Lampung, Sabtu malam 22 Februari 2025 lalu.
Suasana haru sempat menyergap Jum’at 18 Maret 2025, ba’da Ashar itu. Si Moezza Raiqamahyra, si kecil yang berseloroh renyah menyambut rombongan Pemred Club. Dari dalam rumah Sang kakak yang pendiam tapi pintar (SD Teladan dan SMPN2) dan si kecil yang bawel langsung akrab berbincang dengan Pemred Club.
Dalam usia yang masih membutuhkan dekapan orangtua, Muhamad Rai Qabil Aldriando (15) dan Moezza Raiqamahyra Eduardo (6) harus menerima takdirnya.
Ibu mereka, Detriyani Atika meninggal akibat Covid-19 empat tahun lalu dan ayahnya Eduardo yang meninggal kecelakaan lalin akibat jalan jelek, Sabtu malam 22 Februari 2025 lalu.
Pemred Club sekitar satu jam-an silaturahmi dan berbincang-bincang dengan kedua kakek dan neneknya serta kedua bocah di rumah mereka sambil bawa oleh-oleh panganan dan sejumlah tali asih.
“Kami tak bisa berbuat banyak, hanya bisa menengok keduanya untuk memastikan mereka ikut bahagia pada Hari Raya Idul Fitri nanti,” ujar Herman Batin Mangku, koordinator Pemred Club, Jumat 28 Maret 2025.
Selain Pemred Helo Indonesia itu, hadir pula Juniardi (Pemred Sinar Lampung), Abung Mamasa (Pemred Analisis), Amuri Alpa (Pemred Tinta Informasi), Pinnur (Pemred Radarcybernusantara), Rosyid (Pemred Kilas Lampung, dan Dinan (Pemred Lampung Segalo). Tika Bongkarpost
Mewakili keluarga kedua bocah, sang kakek dan neneknya, Saukani dan Aina Sri Rahayu menyambut baik kehadiran Pemred Club yang telah menyempatkan waktu untuk memberikan dukungan moril maupun materil terhadap kedua cucunya yang kini menjadi yatim piatu.
“Sebelum dan sesudahnya saya mewakili keluarga mengucapkan terimakasih kepada Pemred Club karena telah memberikan perhatian lebih kepada cucu saya,” ujar Saukani.
Mereka hanya berharap kedua cucunya yang telah yatim piatu dapat melanjutkan pendidikannya dengan baik. Muhamad Rai Qabil Aldriando (15) sebentar lagi masuk SMA dan Moezza Raiqamahyra Eduardo siap-siap masuk SD. (Red)