Bandar Lampung, sinarlampung.co – PT Hakaaston (HKA), sebagai penyedia Jasa Layanan Operasi (JLO) dan pemeliharaan jalan tol, telah menyiapkan langkah-langkah strategi untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan para pemudik selama arus mudik dan balik Lebaran 2025.
Melalui tim Operation & Maintenance (O&M), HKA berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan berbagai persiapan menyeluruh untuk menghadapi pergerakan mobilitas masyarakat.
Direktur Operasi HKA, Martin Nababan, menyampaikan bahwa HKA telah mempersiapkan empat layanan utama guna mendukung tiga Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang dikelola, yakni PT Hutama Karya (Persero) (HK), Indonesia Investment Authority (INA), dan PT Hutama Marga Waskita (HAMAWAS). Keempat layanan tersebut meliputi:
1. Layanan Transaksi
HKA meningkatkan kapasitas layanan transaksi dengan menambah personel dan fasilitas pendukung di gerbang tol. Langkah yang dilakukan meliputi:
– Penambahan petugas di gerbang tol (pultol).
– Pemanfaatan mobile reader untuk mempercepat proses transaksi.
– Penyediaan genset portable sebagai antisipasi gangguan listrik.
“Kami berkomitmen memastikan seluruh aspek operasional berjalan optimal, sehingga para pemudik dapat menikmati perjalanan yang aman dan nyaman menuju kampung halaman,” ujar Martin.
2. Layanan Lalu Lintas
Untuk menjamin kelancaran arus kendaraan, HKA menerapkan beberapa strategi, di antaranya:
– Unjuk kekuatan di titik rawan kemacetan dan kecelakaan.
– Pemantauan lalu lintas secara real-time menggunakan CCTV.
– Penyampaian informasi melalui Variable Message Sign (VMS) .
– Patroli rutin di kedua jalur tol.
“Kami berupaya memastikan perjalanan pemudik berjalan lancar dan aman dengan menjaga kondisi lalu lintas secara real-time,” tambah Martin.
HKA juga fokus pada pemeliharaan jalan untuk menjaga kenyamanan di jalur utama. Beberapa langkah yang dilakukan meliputi:
– Perbaikan minor dan mempercantik jalan.
– Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Jalan Bebas Hambatan (JBH) .
– Penyiagaan tim khusus untuk menangani lubang ( potholes ) secara cepat, terutama pada H-10 Lebaran.
“Kami memastikan jalan tol dalam kondisi prima, sehingga para pemudik dapat menikmati perjalanan yang nyaman,” jelas Martin.
HKA mengelola 16 rest area di ruas tol, termasuk 4 rest area di ruas Palembang–Prabumulih dan 12 rest area di ruas Bakauheni–Terbanggi Besar . Untuk mengantisipasi kehadiran pemudik, HKA melakukan berbagai persiapan, seperti:
– Peningkatan fasilitas sanitasi (kran air, ember, toilet pengharum, dll).
– Pengecekan dan pengadaan mesin pompa air, pompa submersible, serta memastikan volume udara di tangki air mencukupi.
– Penambahan kapasitas layanan dengan menyediakan tangki air tambahan dan toilet semi permanen.
– Penyediaan layanan tambahan seperti SPBU modular dan uji coba SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum).
HKA juga mempersiapkan holding point di rest area yang diprediksi mengalami kepadatan tinggi, terutama di ruas Bakauheni–Terbanggi Besar yang menjadi jalur utama menuju pelabuhan penyeberangan. Selain itu, HKA meningkatkan kebersihan dan keamanan personel guna menjamin kenyamanan pemudik selama beristirahat.
“Kami ingin memastikan rest area menjadi tempat istirahat yang nyaman bagi para pemudik, sehingga mereka dapat melanjutkan perjalanan dengan segar dan aman,” tutup Martin, Direktur Operasi HKA.
Sebagai dukungan tambahan, pemudik dapat memanfaatkan aplikasi ASTOLL yang dikelola oleh HKA. Aplikasi ini menyediakan informasi real-time mengenai kondisi lalu lintas, situasi jalan tol, dan layanan pendukung di ruas Medan–Binjai dan Bakauheni–Terbanggi Besar.
Dengan aplikasi ini, pemudik dapat merencanakan perjalanan lebih baik dan menghindari titik-titik kemacetan.
Dengan persiapan yang matang dan menyeluruh di berbagai aspek pelayanan, HKA siap menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2025 untuk memastikan perjalanan yang nyaman, aman, dan lancar bagi seluruh pengguna jalan tol. (***)