Bandar Lampung, sinarlampung.co-Komandan Korem 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Rikas Hidayatullah menginstruksikan seluruh prajurit TNI yang ada di Lampung untuk segera menghentikan kegiatan ilegal. Hal itu disampaikan Danrem menyikapi tragedi sabung ayam di Way Kanan yang mengakibatkan 3 anggota Polri tewas ditembak oknum TNI.
“Hari pertama kejadian di arena sabung ayam, saya sudah kumpulan tiga ribu prajurit saya melalui vicon. Semua mendengar, hentikan segera apapun kegiatan ilegal sesuai dengan telegram dari Panglima TNI dan Kasad. Semua harus tegak lurus,” ujar Brigjen TNI Rikas dalam konferensi pers di Mapolda Lampung, Selasa 25 Maret 2025.
Danrem mengatakan pihaknya selalu mengingatkan anggotanya agar tidak melakukan kegiatan ilegal yang melanggar hukum. Namun kasus sabung ayam di Way Kanan, kata dia, itu adalah ulah oknum. “Untuk hal-hal yang ilegal ini tidak pernah berhenti, kami akan terus sampaikan. Namun ini adalah oknum. Sekali lagi ini oknum,” tegasnya.
“Kami akan terus berusaha untuk menjaga kondusifitas Lampung bersama Pak kapolda. Kita akan tetap bersinergi. Anggota kita sudah paham bahwa bangsa ini benteng terakhir adalah TNI dan Polri,” ujarnya.
Untuk itu, Danrem meminta kepada masyarakat dan awak media jika menemukan ada praktik Ilegal yang dilakukan anggota Korem 043/Gatam, agar segera dilaporkan untuk ditindak tegas. “Jadi kami mohon kepada media kalau ada anggota saya yang mungkin bapak ibu lihat melakuan kegiatan ilegal tidak pada tempatnya, jangan sungkan melaporkan kepada kami. Tolong kami diinformasikan,” ujarnya.
“Mencegah lebih bagus dari pada kita seperti sekarang ini. kita tidak mau ini arena kasus sabung ayam, kedepan ada kejadian seperti ini terulang lagi di Provinsi Lampung,” katanya, (Red)