Pesisir Barat, sinarlampung.co-Bupati Kabupaten Pesisir Barat, Dedi Irawan, mengangkat dan melantik kakak iparnya, Tedi Zadmiko, sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Barat. Tedi Zadmiko sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pesisir Barat.
Dilansir dari laman resmi pesisirbaratkab.go.id, pengangkatan sekaligus pelantikan Tedi Zadmiko berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Pesibar Nomor: B/158/KPTS/V.04/HK-PSB/2025 tentang Pengangkatan Penjabat Sekretaris Daerah.
Dedi Irawan menyatakan bahwa Pj. Sekda yang dilantik merupakan pejabat pimpinan tinggi pratama yang memiliki kompetensi teknis, manajerial, serta sosial kultural yang memadai. “Jika melihat rekam jejak Pj. Sekda terlantik ini merupakan pejabat pimpinan tinggi pratama yang berkompeten dalam berbagai aspek, termasuk pengalaman organisasi, jabatan struktural dalam birokrasi, serta telah melalui berbagai tahapan seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama sekda,” ujar Dedi Irawan.
Namun, keputusan Bupati yang baru sepekan di Lantik itu menjadi perbincangan hangat di media sosial dan menuai berbagai reaksi publik. Akun TikTok Liwa Ekspose kabar pelantikan sang kakak ipar tu mendapat banyak komentar kritis dari nitizen. “”Wau mantap dinasti” ujar akun bernama user49397055686204.
Akun lainnya, Ade Candra Pasawarda, menuliskan komentar, “Asal jangan jadi matahari kembar. Selama kita tinggal di Indonesia, tradisi ‘sekelek ekam dulu’ nggak akan musnah, guys. Ngapain orang lain kalau ada saudara kita, apalagi ini kakak ipar,” tulisnya. “Menyala iparku,” tambah akun Mr. BM
Reaksi lainnya datang dari akun bang NiZar.ap yang menyebutkan “saya tidak heran hal-hal semacam ini. Kata yang pro, gak masalah, yang penting bisa kerja, yes oke. Tapi masalahnya, dinasti politik itu digaungkan saat kampanye. Apa gak ingat?. Sindiran lainnya juga muncul dari akun nirvana_rooster97 yang menuliskan, “Menyalaa abangkuh di darat dan di laut.”
Pengangkatan pejabat yang memiliki hubungan keluarga dengan kepala daerah memang kerap menjadi perbincangan publik. Meski demikian, Bupati Dedi Irawan menegaskan bahwa pemilihan Pj. Sekda sudah melalui pertimbangan matang berdasarkan kompetensi dan rekam jejak. (Red)