Tanggamus, Sinarlampung.co – Pelayanan di SPBU 24.353.47 Pekon Banjarnegeri, Gisting, Tanggamus, dikeluhkan oleh seorang konsumen pengguna mobil baru. RR merasa diperlakukan dengan tidak sopan oleh petugas saat hendak mengisi bahan bakar jenis Pertalite.
Menurut RR, insiden terjadi ketika ia menunjukkan barcode mobil milik temannya untuk mengisi BBM. Petugas yang melayaninya tiba-tiba pergi tanpa memberi penjelasan yang jelas.
“Saya ditinggalkan begitu saja tanpa permisi, hanya berkata pada rekannya, ‘ini kamu aja yang ngisi’,” ujar RR, Senin, 10 Maret 2025.
Merasa kecewa, RR melaporkan kejadian tersebut ke pihak manajemen SPBU. “Saya syok dan sempat terdiam beberapa detik. Saya kemudian menghadap ke kantor dan menyampaikan keluhan saya. Jika memang tidak diperbolehkan, seharusnya saya diberi penjelasan dengan baik, bukan ditinggal begitu saja,” ungkapnya. Pihak manajemen menanggapi keluhan tersebut dengan janji akan menegur petugas yang bersangkutan.
RR juga menyoroti kurangnya standar layanan yang baik di SPBU tersebut, termasuk tidak adanya sapaan atau keramahan dari petugas.
“Saya datang sebagai pembeli, bukan meminta-minta. Kalau memang tidak diperbolehkan, sampaikan dengan baik. Bukan malah meninggalkan pelanggan tanpa penjelasan,” tambahnya.
Atas kejadian ini, RR berharap ada perbaikan dalam pelayanan SPBU ke depannya. Ia menekankan pentingnya etika dan profesionalisme dalam melayani pelanggan agar kejadian serupa tidak terulang. “Jika petugas tidak memiliki sopan santun, lebih baik digantikan dengan yang lebih berkomitmen dalam bekerja,” tutupnya.
Keluhan ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pihak pengelola SPBU agar dapat meningkatkan standar pelayanan dan memastikan kepuasan pelanggan tetap terjaga. (Wisnu)