Tangerang, sinarlampung.co – Kasus pencurian poin pelanggan yang dilakukan oleh oknum karyawan Informa Citra Raya menjadi viral setelah seorang konsumen bernama Sherly mengungkap kejadian yang merugikannya.
Sebagai pelanggan setia Informa, Sherly merasa kecewa setelah menemukan poin miliknya senilai Rp500 ribu hilang tanpa izin atau konfirmasi. Poin tersebut diketahui hilang setelah oknum karyawan Informa meminta barcode aplikasi miliknya.
Kecurigaan Sherly bermula ketika ia menerima notifikasi di aplikasi bahwa poinnya telah digunakan untuk membayar jasa cuci sofa. Padahal, saya tidak pernah menggunakan layanan tersebut.
“Tidak masuk akal! Sofa saya baru dan bahkan belum datang, bagaimana mungkin tiba-tiba dicuci?” ujar Sherly kesal.
Ketika Sherly pelaku menghubungi, respon yang diterimanya justru semakin membuatnya geram. Bukannya meminta maaf, oknum tersebut malah merespons dengan santai, seolah tidak merasa bersalah.
“Untuk tahun depan aja cuci sofanya,” ujar pelaku, yang semakin membuat Sherly naik pitam.
Baca: Oknum Karyawan Informa Citra Raya Diduga Tipu dan Curi Poin Konsumen
Setelah kasus ini ramai diperbincangkan dan diberitakan, pihak Informa segera menghubungi Sherly. Mereka berulang kali menelepon, meminta maaf, dan berjanji akan mengembalikan poin yang dicuri. Selain itu, Informa juga menawarkan pembayaran berupa voucher belanja senilai Rp200 ribu.
Namun, bagi Sherly, masalah ini bukan sekedar soal uang. “Ini soal perilaku yang tidak baik dan harus diberi efek jera. Saya menduga ada banyak korban lain seperti saya yang belum terungkap,” tegasnya. (Suryadi)