Tulang Bawang Barat, sinarlampung.co-Pembangunan gedung arsip milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) di komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), yang menghabiskan anggaran Rp352,6 juta, ternyata jadinya mirip rumah bantuan bedah rumah.
Proyek dikerjakan oleh CV. Global Konstruksi, dengan Konsultan pengawas CV. Devara Consultant, nilai pagu senilai Rp352.644.000. Bangunan itu sekitar Panjang 6 meter dan lebar 9 meter. Bangunan itu tidak sebanding dengan besarnya anggaran yang dihabiskan, bahkan dengan kualitas material yang jauh di bawah standar.
Pengamatan dilokasi bangunan bahan material bangunan beratap baja ringan, semen, pasir, batu, keramik, plafon gypsum, dan gerbang baja ringan ukuran 2X3 meter, dinilai tidak sesuai dengan pagu anggaran pembangunannya. Bahkan aliaran listrinya justru menumoang di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar).
“Tidak masuk akal anggaran sebesar itu tetapi KWH listrik masih menumpang di kantor garasi kami, bahkan biaya listriknya kami yang bayar,” ujar petugas Damkar di lokasi, pada Selasa 21 Januari 2025.
“Sepertinya ada aroma kecurangan dalam pengelolaan anggaran pembangunan ini. Kita meminta pihak berwenang untuk memeriksa proyek ini secara menyeluruh. Jika ada penyimpangan, pelaku harus bertanggung jawab,” kata warga. (Red)