Way Kanan, sinarlampung.co-Seorang pria asal DKI Jakarta Jalan Manyar no 339 B/O, RT/RW: 007/002, Desa Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan ditemukan tewas usai menabrakkan diri ke kereta api (KA) pengangkut Batu Bara di perlintasan 144+8/9 PJ ngn tly sekitar pukul -+ 15.00 WIB, Kampung Bandar Dalam, Kecamatan Negeri Agung, Kabupaten Way Kanan, Selasa 29 Oktober 2024, sekira pukul 14.00 dinihari.
Peristiwa tragis itu menggemparkan warga Kampung Bandar Dalam. Informasi dilokasi kejadian menyebutkan pria itu datang mengendarai sepeda motor matic Beat berwarna hitam lalu berhenti di tepi jalan dekat perlintasan KA. Korban turun dari motor dan berjalan mendekati rel, lalu menabrakan diri.
Anggota Polsek Blambangan Umpu, Bripka Frans yang juga Babinkamtibmas Kampung Kalipapan dan Pulau Batu menyampaikan kejadian sekitar pukul 02:00 WIB. Informasi didapat setelah masinis Kereta Api batu bara rangkaian panjang (Babaranjang) melapor ke Kepala Stasiun Negeri Agung bahwa keretanya menabrak seseorang di perlintasan kereta api.
“Jenazah korban akan dievakuasi ke RSUD Zainal Abidin Pagaralam. Sementara sepeda motor Honda Beat berwarna hitam dan dompet berisikan KTP, SIM A, C, ATM, Kartu BPJS Kesehatan, uang Rp520.000 serta satu unit HP di amankan untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Frans Rabu 30 Oktober 2024.
Cekcok Via WA Dengan Pacar Pegawai Bengkel Gantung Diri
Seorang pria berinisial FI (20), juga ditemukan tewas gantung diri di bengkel tempatnya bekerja di Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, Minggu 27 Oktober 2024 sekira pukul 11.30. FI diduga patah hati usai cekcok dengan pacarnya melalui aplikasi WhatsApp (WA).
Kapolsek Way Sedang Iptu Heri Ramanda mengatakan, petugas sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Saat olah TKP, petugas menemukan tali karet yang diduga digunakan korban untuk mengakhiri hidupnya,” ujar Heri, Selasa 29 Oktober 2024.
Menurut Heri, korban memutuskan gantung diri usai bertengkar dengan kekasihnya. Hasil pemeriksaan, korban dan sang kekasih ribut di aplikasi WhatsApp (WA). FI sudah dimakamkan oleh pihak keluarga. (Red)
Catatan Redaksi:
Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, silahkan hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.