Bandar Lampung (SL)-Bagi penghobi sambal kini hadir sambal praktis siap saji kemasan dan bisa langsung santap. Sambal dengan berbagai pilihan rasa ini produksi rumahan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Natar Lampung Selatan. Meski produksi rumahan kini Diarfi Sambal banyak diminati pembeli, yang pemasarannya memanfaatkan dunia digital alias media sosial.
Pemilik sekaligus pembuat Diarfi sambal, Dini Irawati mengatakan produksi sambalnya di olah sendiri di rumah tinggalnya di Perum Tawon Regency Blok C1 no 5, Kecamatan Natar, Lampung Selatan. “Ya sambal kita produksi sendiri. Kita kemas dengan berbagai cita rasa. Saat ini baru ada tiga rasa, dan sudah dapat izin PIRT dan label halal,” kata Dini sapaan akrabnya.
Dini menjelaskan tiga rasa itu ada Sambal bajak cumi, Sambal Bawang, dan sambal bajak teri. Sambal yang sudah diolah itu kemudian dikemas dalam botol plastik mini yang cantik, dan disegel. “Bahan baku cabe, dan berbagai bumbu, kemudian disesuaikan dengan rasa, ada Cumi, ada Teri dan Bawang. Tiga rasa itu yang dominasi dicari banyak pembeli,” kata Dini.
Menurut Dini Sambal itu merupakan makanan citi khas Lampung yang dikenal sambal trasinya. Kemudian kita kemas dengan sambal yang memiliki cita rasa gurih dan pedas. Sambal ini sudah pasti sangat menggugah selera, terutama bagi para pecinta makanan sambal. “Karena sambal ini bisa langsung disantap dengan nasi,” katanya.
Dini, menyebutkan produksi sambalnya di produksi saat mencari alternatif selama pandemi. “Alhamdulillah, kini terus bertahan. Kita tahu bahwa UMKM sebagai penggerak ekonomi sudah selayaknya mendapatkan kemudahan dalam mempromosikan usahanya,” ucapnya.
“Marketing juga menjadi ujung tombak majunya usaha. Maka tanpa adanya media promosi, UMKM akan sulit untuk memperkenalkan produknya. Dan selama ini kami memanfaatkan pemasaran dari teman-teman kemudian di media sosial atau internet. Alhamdulillah sudah masuk juga ke beberapa toko oleh-oleh” Ungkapnya
Saat ini, kata Dini dirinya terus melakukan inovasi-inovasi untuk memajukan home industrinya dan memberikan yangbterbaik untuk para konsumen. “Kedepannya mudah mudahan produk UMKM ini ada support dari pihak pemerintah. Ya minimal untuk memajukan dan mengembangkan usaha serta menjadikan ekonomi pelaku UMKM menjadi lebih baik,” kata Dini. (Red)