Bandar Lampung (SL)-Program Pascasarjana Megister Ilmu Hukum Universitas Lampung membuka penerimaan mahasiswa baru gelombang pertama tahun akademik 2022-2023. Registrasi secara online di mulai tanggal 14 Februari-14 April 2022.
Ketua Program Studi Megister Ilmu Hukum Universitas Lampung, Dr Eddy Rifai mengatakan program pasca sarjana ilmu hukum, Unila adalah bagian dari penyelenggara pendidikan tinggi hukum tingkat Magister dengan pengembangan kompetensi melalui kurikulum yang fleksibel.
“Menyelenggarakan dan mempelopori pendidikan dan penelitian hukum yang berorientasi pada pembaharuan dan pengembangan hukum. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dalam memecahkan persoalan-persoalan hukum di masyarakat,” kata Eddy Rifai, kepada sinarlampung.co, Minggu 13 Februari 2022.
Penerimaan mahasiswa Pasca Sarjana Ilmu Hukum Unila, untuk tahun ajaran 2022-2023, telah dibuka mulai 14 Februari 2022-14 April 2022, dengan jadwal tes CBT dan wawancara Sabtu 9 April 2022, pengumuman nanti 19 April 2022.
“Persyaratan pendaftar, minimum calon mahasiswa program megister (S2) berijazah strata satu (S1). Kemudian lulus seleksi administratif dan lulus seleksi akademik yang meliputi tes potensi akademik dan wawancara,” katanya
Bagai calon mahasiswa yang diterima, harus melakukan daftar ulang 21 April sampai dengan 9 Mei 2022, dan mengikuti matrikulasi 29 Juli-5 Agustus 2022. “PSAP tanggal 13 Agustus 2022, dan awal kuliah dimulai 23 Agustus 2022,” kata Eddy Rifai.
Eddy Rifai menjelaskan prosedur pendaftaran memiliki satu email aktif, kemudian membuka website http://pasca.unila.ac.id, kemudian memilih menu pendaftaran online (pilih ke admisi.unila.ac.id).
Kemudian pilih menu pendaftaran S2 dilanjutkan mengisi data dengan benar, lalu simpan permanen dan mencetak form pembayaran pendaftaran. Membayar Rp450 ribu yang dapat dilakukan diseluruh Bank BNI di Indonesia. “Semua bekas kelengkapan diisi dan dibawa saat pelaksanaan tes tertulis dan wawancara,” kata pakar hukum Lampung ini.
Eddy Rifai mengatakan provinsi Lampung secara geografis berada di ujung dan sekaligus gerbang pulau Sumatera yang berhubungan langsung dengan pulau Jawa. Ibarat kepala Naga, provinsi ini cukup kaya baik sumber daya alam maupun sumber daya buatan untuk pertumbuhan ekonomi dan perdagangan, juga keanekaragaman suku bangsa dan adat istiadat.
Posisi yang sangat strategis, di samping sebagai anugerah, juga sebagai musibah yang berakibat tingginya tingkat kriminalitas. “Kesemuanya itu, merupakan obyek penelitian/kajian hukum yang cukup menarik, yang dapat disumbangkan untuk menopang pembentukan hukum nasional” katanya.
Untuk itu semua sangat dibutuhkan ahli-ahli hukum yang berkualifikasi Strata-2 (Magister) dan Strata-3 (Doktor) yang mampu melakukan penelitian/ pengkajian yang madiri dan handal, serta mampu pula merumuskan hasil penelitian/pengkajiannya sehingga dapat digunakan demi kemaslahatan umat serta alam lingkungannya.
“Di samping itu banyak instansi pemerintah dan swasta yang memerlukan mutu pendidikan yang lebih tinggi lagi sejalan dengan tuntutan peningkatan aparatur negara atau profesionalisasi,” katanya.
Hingga kini Fakultas Hukum Universitas Lampung terus berinovasi dalam upaya meningkatkan peranan dan partisipasinya dalam membentuk manusia yang berkualitas dengan mendirikan Program Pascasarjana Program Studi Magister Hukum.
Program Studi Magister Hukum Unila terakreditasi A dan memiliki fasilitas pendidikan offline dan online serta ruang baca yang memadai, dalam mendukung kegiatan belajar dan mengajar mahasiswa. (Red)