Pringsewu (SL)-Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Dinas Koprindag bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan di Bandar Lampung (BBPOM) melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kegiatan Pasar Aman di Pasar Pagelaran, Kamis 25 November 2021.
Monitoring dipimpin Asisten II Bid Ekobang, didampingi Setdakab Pringsewu mewakili Bupati Pringsewu, Kepala Dinas Koprindag Bambang Suharmanu, Kadis Pertanian Siti Litawati, Dr. Budi Pramono Kabid peternakan kesehatan hewan, Awaludin Nur Kabid Konsumsi dan keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan OPD terkait bersama PMF. BBPOM Purwadi.
BBPOM Purwadi, mengatakan pemerintah Pringsewu bersama Badan Pom melakukan monitoring dengan melakukan uji sampling beberapa item barang di Pasar Pagelaran. Selain melakukan uji makanan, Tim lakukan pembinaan edukasi terhadap para pedagang dengan tetap disiplin protokol kesehatan dalam masa pandemi covid -19.
Para pedagang pun tidak diperkenan melayani menjual makanan menggunakan tanggan langsung, tetapi menggunakan alat bantu sarung tangan, atau alat lainnya. “Setelah kegiatan ini kedepannya tidak hanya Pasar Pagelaran saja yang dijadikan Pasar Replikasi Pasar Aman,” katanya.
“Tetapi seluruh Pasar di Kabupaten Pringsewu utamanya Pasar Pemda Pringsewu selain menjual barang yang bebas dari formalin dan borak, pembeli pun merasa aman untuk membeli barang/makanan di Pasar wilayah Kabupaten Pringsewu,” lanjutnya.
Kadis Koprindag yang mewakili pemerintah kabupaten Pringsewu Bambang Suharmanu, mengatakan setelah melaksanakan monitoring di pasar Pagelaran Pringsewu untuk Kegiatan Pasar Aman dilaksanakan selama 3 bulan kedepan.
Menurut Bambang, bulan Oktober 2021 lalu Tim mengadakan peralatan uji sampling yang secara langsung diberikan kepada Koordinator Pasar Pagelaran kemudian pemberitahuan pelaksanaan kegiatan. “Seterusnya monitoring dan evaluasi yang akan dilaksanakan diakhir bulan November dan Awal bulan Desember 2021, oleh badan pom dan pemerintah Pringsewu,” katanya. (**/Red)