Bandar Lampung (SL)-Diduga gara gara orang tuanya terlibat simpatisan pasangan Calon Walikota lain, Lurah Tanjung Seneng, cabut bantuan honor guru ngaji termuda, Cantika Nadia Putri. Ironisnya pencabutan dan pembatalan penerima bantuan honor itu dilakukan pasca Nadia sudah menandatangani SPJ honor.
“Cantika Nadia Putri itu guru ngaji termuda di Kelurahan Tanjung Seneng. Karena ketahuan orang tuanya terlibat simpatisan Rycko Menoza, tiba tiba bantuan honor ngjar nagji anaknya di batalkan,” kata warga Perumahan, Tanjung Seneng, Minggu 18 Oktober 2020, malam.
Warga mengaku prihatin atas aksi Lurah tersebut, yang dikabarkan sangat aktif mendukung pasangan Calon Walikota istri Walikota Bandar Lampung. “Katanya ASN harus netral, tapi ini seperti tidak. Bawaslu harusnya bertindak,” katanya yang minta jangan disebut namanya.
Kerabat Cantika, membenarkan kabar tersebut. “Iya ponakan saya itu di berhentian bantuan honor ngajar mengajinya, dia guru ngaji termuda. Tapi sayangnya kenapa tidak jauh jauh hari. Sudah tanda tangan SPJ, malah di cabut, hanya karena orang tuanya menjadi simpatisan calon lain,” katanya.
Sementara hal serupa di alami seorang Marbot Masjid di Kelurahan Perumnas Way Kandis. Dia diberhentikan dari Marbot masjid karena terlibat menjadi simpatisan calon lain. “Di Perumnas Way Kandis lebih kejam lagi. Marbor Masjid diberhentikan karena menjadi simpatisan calon lain, selain bu Eva,” kata warga Perumnas Way Kandis.
Menurutnya, Lurah Way Kandis juga terlihat aktif mendukung Calon Walikota istri Walikota. “Dia dan Lurah Tanjung Senenng itu paling aktif. Jadi sudah tidak sehat lagi. dan justru memperburuk citra Bunda Eva, yang memaksakan kehendak dengan segala cara,” katanya. (Red)