Bandar Lampung (SL)-Kepala Dinas Kesehatan DR Reihana sempat gemas dan langsung memberikan sangsi kepada wartawan yang tidak menggunakan masker saat konferensi pers perkembangan Covid-19, di Posko Covid-19 Provinsi Lampung, Senin 10 Agustus 2020 sore.
Saat menjelang berakhir konfrensi pers, Juru Bicara Penanggulangan Covid-19 melihat seorang pewarta di antara rombongan wartawan tidak pake masker. “Hayo, itu mana maskernya. Kan sudah janji, sini mau nyanyi apa mau pus-up,” kata Reihana, yang kemudian disusul pewarta lainnya mengepung wartawan itu.
Suasana menjadi heboh tapi campur tawa, sang wartawan memilih hukuman push up, “Ini juga buat contoh kepada masyarakat. Disuruh disiplin kita wartawan ga disiplin, jangan viralin woy,” kata wartawan yang tertangkap tidak memakai masker oleh Kadis Kesehatan Provinsi Lampung Drs. Reihana.
“Nah ini ibu kasi masker. Kita harus punya stok masker tiap orang minimal 6 buah. KIta harus tetap hati hati, karena covid-19 belum berakhir,: kata Reihana, disambut tepuk tangan wartawan yang setiap hari mangkal di Media Center Provinsi Lampung, dan update Covid-19 setiap hari.
Moment langka itu mencairkan suasana tegang konfirmasi soal Wakil Bupati Way Kanan dan 6 pejabat lainnya di Way kanan terkonfirmasi positif covid-19. Seperti bercan dan tapi serius dan serius tapi bercanda. Meski sang wartawan sempat mencoba kabur, tapi terhalang oleh rekan rekan wartawan lainnya.
Sempat diminta menyanyi lagu Indonesia Raya oleh Bunda Reihana, wartawan itu memilih pus-up dengan alasan malu bernyanyi. “Besok lagi janji ya yang ketauan wartawan ga make masker kita hukum. Ingat gunakan masker , menjaga jarak. Lain kali ,jangan lupa memakai masker masa wartawan memberikan contoh bandel,” ucap Reihana disambut tawa para wartawan. (Septi/red)