Tekan Over Kapasitas Lapas BNNP Lampung Perkuat Rehab Para Pengguna Narkoba

Bandar Lampung (SL)-Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung akan membantu Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) meminimalisasi over kapasitas. Apalagi dominasi penghuni Lapas adalah masyarakat yang terjerat kasus narkoba. Untuk itu, BNNP akan menggunakan pola balancing suplai dan demand, bahwa untuk pengguna narkoba dilakukan rehab tidak untuk di penjara.

Kepala BNNP Lampung Brigjend Edi Suwasono menjelaskan, permasalahan over kapasitas yang terjadi adaah karena penghuni didominasi oleh pelaku narkoba. “Pelaku dalam arti tidak hanya ada bandar dan pengedar. Tetapi termasuk juga penyalahguna. Strategi ke depan kita membalancing suplai dan demand. Bahwa pengguna ini merupakan pasien yang harus diobati bukan untuk dipenjarakan,” kata Edi Swasono, kepada sinarlampung.co, di Bandar Lampung, Jum’at 1 Oktober 2021.

Karena itu, salah satu program BNNP membantu mengatasi over kapasitas adalah akan menempatkan kembali para pengguna ini sebagai korban yang harus direhabilitasi. “Program rehabilitasi ini merupakan formulasi yang paling utama untuk mengembalikan kembali mereka menjadi orang normal. Agar tidak lagi bergantungan dengan narkoba. Program rehabilitasi ini adalah untuk memperkecil dan mengelimir deman atau penyalahguna narkoba,” kata Edi.

Data penyalahguna di Lampung saat ini sudah mencapai angka 31.811. “Kita harapkan program rehabilitasi ini berjalan lancar. Meski memang dari tahun ke tahun kita sudah mempunyai target jumlah untuk meminimalisir penyalahgunaan narkoba. Da pada saat sudah tidak tergantungan lagi, mereka sudah sembuh semua dan tidak perlu narkoba. Dan otomatis suplai pun akan berhenti. Jadi penekanan terhadap narkoba bisa berjalan dengan lancar,” katanya.

Sebelumnya BNNP Lampung melakukan pemusnahan barang bukti ganja dan Sabu-Sabu hasil tangkapan, di Lempasing Bandar Lampung, Lampung. BNNP Lampung mengamankan 7 orang tersangka hasil pengungkapan periode Januari-Mei 2021 dan memusnahkan 5,22 kilogram narkoba jenis sabu serta ganja sebanyak 247,5 kilogram. (Jun/Red)