Reskrim Polres Lampung Utara Tangkap Wanita Penipu Penjual Online, Korban Puluhan Orang Kerugian Ratusan Juta

Lampung Utara (SL)-Lebih dari 10 kali melakukan aksi penipuan jual beli melalui media sosial facebook, TS (36), warga Desa Cahaya Negeri, Kecamatan Abung Barat, Lampung Utara, berhasil ditangkap Tim Satreskrim Polres Lampung Utara. TS ditangkap, Minggu 26 SEpetember 2021 sekitar pukul 10.30 wib, saat berada dijalan Raden Intan, Tanah Miring Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan.

Ts tak berkutik, saat melakukan transaksi dengan penjual beras dengan petugas yang melakukan undercaper menjadi penjual juga via facebook. Ts kemudina digelandang ke Polres Lampung Utara. Modus pelaku membeli produk jualan melalui media sosial facebook. Korban harus dirugikan puluhan juta, dengan modus membeli dengan membayar dp, kemudian mengambil barang lalu kabur, tanpa membayar.

Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan Ismail melalui Kasat Reskrim AKP Eko Rendi Oktama, mengatakan Timnya bersama Samapta Polres menangkap seorang wanita, yang kerap melakukan aksi penipuan. “Korban lebih dari sepuluh orang, yang melapor baru sekitar tiga korban. Modusnya pelaku ini membeli barang barang yang ditawarkan melalui media sosial. Mengambil barang lalu kabur,” kata Eko Rendi Oktama, Senin 27 September 2021.

Kasat menjelaskan pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan korban Ari Esti (32) warga jalan Tupai, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung. Ari Esti, yang mempasang iklan di market place facebook yang berisi penjualan buah. Kemudian dihubungi oleh pelaku (TS) melalui telphone dengan nomor 081273837985 yang mengaku bernama Sinta dan memesan buah sebanyak 75 krat buah, serta meminta korban untuk mengantarkannya ke depan kios buah SEPTIANA jalan M Aripin Kotabumi.

“Sebagai tanda jadinya, pelaku TS mentransfer uang sejumlah Rp500 ribu ruapiah kepada korban. Dan sisanya akan dibayarkan lunas setelah pesanan sampai di tempat tujuan. Setelah barang tiba, pelaku bersama-sama dengan korban memindahkan barang pesanan ke mobil pelaku. Setelah selesai memindahkan kendaraan lansung pergi meninggalkan laokasi,” ujar Eko.

Sementara, pelaku masih berada di lokasi. pelaku kemudian sempat menawarkan korban Ari esti untuk makan bakso. Saat itu TS pergi meninggalkan korban dengan alasan ingin membeli makanan tekwan, dan pelaku tak kembali lagi. Korban yang merasa dirugikan, dan ditipu korban kemudian melaporkan ke Mapolres Lampung Utara. “Korban mengalami kerugian 78 krat berisi buah kelengkeng dan 1 box buah apel Fuji senilai Rp16 juta,” kata Eko.

Dari laporan itu, kara Eko, petugas kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengetahui keberadaan pelaku setelah berpura-pura menjadi penjual beras. Melalui serangkaian penyelidikan oleh tim kita yang di backup piket Samapta, hari Minggu (26/9/2021) sekitar pukul 10.30 wib menangkap pelaku dijalan Raden Intan Tanah Miring Kelurahan Kota Alam Kecamatan Kotabumi Selatan. “Pelaku kita pancing dengan menawarkan transaksi beras, pelaku menyetujui selanjutnya berhasil kita tangkap dan amankan,” ujarnya.

Kasatreskrim, menjelaskan dari hasil pemeriksaan, pelaku ternyata telah melakukan aksi serupa diberbagai tempat berbeda dengan modus yang sama. Tersangka juga pernah melakukan tindak pidana serupa (penipuan dan penggelapan) di beberapa tempat, yaitu pada hari Minggu 19 September 2021, korbannya toko sembako Marta Kebon empat, dengan Laporan Polisi LP/ B/1041/IX/2021 tanggal 20 September 2021 dengan kerugian korban sebesar Rp5.600.000,-

Kedua hari Kamis 10 Juni 2021 di Desa Tulung Bakal DesaTanjung Raja, korbanya toko Julia Makmur LP/B/6/VI/2021 tanggal 10 Juni 2021 dengan kerugian korban sebesar Rp64 juta. “Dan perkiraan ada banyak korban ditempat lainnya, diperkirakan lebih dari 10 lokasi. Kami menghimbau agar masyarakat yang merasa pernah menjadi korban untuk segera melapor,” kata Eko. (Edwardo/red)