Ditinggal Istri Ambil Makan Siang, Ketua RT Tanjung Harapan Tewas Ditebas Parang di Kebun

Lampung Utara (SL)-Ketua RT 01 Dusun I, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Hulu Sungkai, Kabupaten Lampung Utara, Lakoni (51) tewas ditebas orang, saat sedang berada di ladang kebun karet garapannya, Kamis 23 September 2021. Jasad korban ditemukan bersimbah darah, dengan luka menganga dibagian leher pangkal kepala bagian kanan, dan tergeletak tak jauh dari motor korban.

Jasad korban ditemukan istrinya, Suryani (50), yang belum lama pulang kerumah dari ladang untuk mengambil makan siang untuk suaminya. “Pagi saya dan suami saya sedang nyebprot rumput di kebon karet yang kami urus. Sekitar jam 12 siang lebih, saya pulang mau ambil makan siang buat suami, rumah kami hanya 300 meter dari sisni,” kata Suryani.

Sekitar hampir pukul 14.00, Suryani kembali ke kebun untuk menjumpai suami-Nya. Suryani sempat heran, karena melihat suaminya sudah tidak di tempat semula. Suryani kemudian melihat ke seberang aliran anak sungai yang kering, dan melihat motor suamiNya masih ada disana. Tanpa curiga Suryani mendekati motor suami.

Suryani hanya melihat ada tumpukan ramban daun singkong. Dan sejurus itulah Suryani terkejut melihat ceceran darah dimana-mana dan menemukan sang suami sudah terkapar bersimbah darah. Suryani menjeris histeris dan meminta pertolongan pengendara motor yang melintas di jalan dekat lokasi itu. “Saya minta pelaku cepat ditangkap, dan di hukum seberat-berat nya bila perlu hukuman mati,” ucap Suryani terisak.

Suryani mengatakan, sebelum dia pulang kerumah, dia sempat melihat seorang pria berada di seberang aliran anak sungai yang kering (Guhung,red) tempat korban ditemukan. Namun Suryani tidak curiga, karena dia menduga pria adalah orang yang akan mengambil ramban (makanan hewan ternak,red) di dekat kebon Singkong, samping kebon milik korban.

“Tadi sebelum pulang saya, saya lihat memang ada orang di dekat lokasi ditemukan korban, Tapi mungkin itu orang cari ramban, jadi ya biasa saya pulang saja. Tidak tau pasti dia atau bukan pelakunya,” katanya.

Kasus kematian Ladoni, yang juga ketua RT itu menghebohkan tetangga, kerabat dan warga sekitar lokasi. Warga ramai berdatangan, bahakn ikut menyisir lokasi mencari jejak pelaku.

Kapolsek Sungkai Utara AKP Rukmanizar medatangi lokasi kejadain, dan memimpin anggotanya dana kelokasi dan melakukan olah TKP bersama INavis dan Reskrim Polres Lampung Utara. “Sedang kita selidiki, untuk sekarang belum di ketahui tentang motifnya. Kita tunggu aja hasil dari penyidikan dan semoga kasus ini cepat terungkap, kata Kapolsek.

Usai dilakukan olah TKP oleh Tim Polres Lampung Utara, jenazah korban di bawa ke Puskesmas Negara Ratu untuk di lakukan Pemeriksaan lebih. Jasad Ladoni kemudian disemayamkan rumah duka untuk dilakukan pemakaman. “Dugaan sementara korban mengalam luka senjata tajam. Ada sabetan benda tajam oleh pelaku. Ada luka menganga di bagian Pipi sebelah kanan dan luka di bagian Kepala,” katanya. (edwardo/red)