Rumah baru Bupati Tulang Bawang Hj Winarti di Jalan Mawar Indah Nomor 20 Labuhan Dalam, Kecamatan Tanjung Senang, Bandar Lampung, ditaksir mencapai Rp20 miliar.

”Bupati Tulang Bawang itu harus diperiksa terkait harta kekayaannya yang tak masuk diakal, karena baru dua tahun menjabat sebagai Bupati namun Harta kekayaannya mendadak meningkat drastis tak selayaknya seorang Bupati yang baru menjabat dua tahun,” kata Andar, yang juga advokad itu.

”GACD akan resmi laporkan Kajari Tulang Bawang ke Kejagung terkait pembiaran kejahatan Bupati Tulang Bawang Hj. Winarti SE MH karena Kjari Tulang Bawang telah menerima beberapa laporan masyarakat maupun LSM terkait harta kekayaan Bupati Tulang Bawang yang tak wajar, tapi tak direspon,” tambah Andar.

Baca: Benarkah Dugaan Skandal Ajudan Dengan Suami Bupati Kepergok di Rumah Dinas?

Andar juga meminta KPK memeriksa Bupati Winarti darimana sumber kekayaannya yang kasat mata jelas tidak wajar, kalau perlu OTT sekalian seperti yang KPK lakukan terhadap kepala daerah selama ini. Yang perlu dicermati ujar Andar adalah laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) Winarti per 21 September 2016 yang mencapai Rp7.697.096.858, saat masih menjadi Ketua DPRD Tuba.

Sementara Winarti dilantik sebagai Bupati Tuba, Senin (18/12/2017). Baru menjabat dua tahun sebagai Bupati Winarti memiliki rumah baru seharga Rp20 miliar. Rinciannya harga tanahnya bisa mencapai Rp5 miliar. Belum lagi bangunan rumah yang hasil intervieu pihaknya mencapai kurang lebih Rp15 miliar. “Dari keterangan yang didapat, granitnya saja dari luar negeri. Belum lagi tukangnya yang berasal dari Bandung. Coba sekali-kali lihat kesana dan foto rumahnya itu. Biar masyarakat semua tahu,” ujar Andar

Andar juga menegaskan”Banyak temuan GACD terkait pelanggaran yang dilakukan Bupati Tulang Bawang dan Kajari sepertinya tutup mata sehingga sang Bupati merasa kebal hukum dan sangat tidak mau tau atas kecurigaan warganya atas kekayaan yang sangat tidak wajar untuk seorang Bupati yang baru menjabat dua tahun itu” Tutupnya.

Dulu Toyota Fortuner, Sekarang Alphard dan Rubicon

Harta kekayaan Bupati Tulang Bawang (Tuba) menjadi sorotan publik. Belum genap dua tahun Winarti menjabat sebagai Bupati Tulang Bawang, Winarti sudah membangun rumah mewah yang ditaksir senilai Rp20 miliar dan beberapa kendaraan mewah lainnya.

Sebelum menjabat sebagai Bupati, Winarti adalah Ketua DPRD Tuba melalui PDI Perjuangan. Ketika itu, Winarti dikenal sebagai sosok yang biasa seperti anggota dewan lainnya. Harta kekayaan yang dimiliki juga tidak terlalu mencolok. Saat menjabat ketua DPRD Tuba, Winarti menempati rumah pribadi yang tidak terlalu besar di Jalan Pulau Damar Gang Salam Nomor 11 Way Dadi, Bandar Lampung. Rumah itu ditempati Winarti hingga ia dilantik sebagai Bupati Tuba pada 18 Desember 2017 silam.

Namun sejak bulan Juli 2019, Winarti pindah ke rumah barunya di Jalan Mawar Indah Nomor 20 Labuhan Dalam, Kecamatan Tanjung Senang, Bandar Lampung. Rumah mewah itu ditaksir mencapai Rp20 miliar. Menurut warga di seputaran Pulau Damar, rumah lama Winarti kini sudah tidak ditempati lagi.

Tersiar kabar rumah itu akan dilepas sekitar Rp5 miliar. “Kalau rumah Ibu Winarti di sini (Pulau Damar) memang sudah lama tidak ditunggu, sekitar 1 tahunan lah. Karena dia sudah bikin rumah baru di seputaran Labuhan Dalam,” kata Simun, tetangga rumah lama Winarti, Rabu (18/09/2019).

Pernyataan serupa dikatakan Asih, tetangga rumah Winarti lainnya, bahwa Bupati Tuba itu sudah cukup lama tidak tinggal di rumah tersebut.  “Sudah lama tidak tinggal di sini. Katanya sih rumah ini mau dijual Rp5 miliar,” ungkap Asih.

Keberadaan rumah mewah Winarti inilah, yang kemudian banyak mengundang perhatian rekan sesama politisi maupun pejabat dan mantan pejabat di Tulang Bawang. Rumah mewah Winarti di Jalan Mawar Indah jarang ditempati. Politisi PDI Perjuangan itu hanya sekali-sekali menginap di rumah tersebut. Rumah mewah berlantai dua bercat putih itu lebih sering ditunggu petugas keamanan dan beberapa asisten rumah tangga atau pembantu.

“Kalau rumah mewah bupati Tuba itu baru sekitar setahun setengah inilah selesai dibangun. Dan ditempati juga baru beberapa bulan ini, tapi bupatinya jarang ke sini. Paling kalau liburan saja kesini, tapi jarang lihat juga,” kata seorang ibu penjual sate yang berada di samping rumah Winarti.

Menurutnya, rumah itu tetap dihuni oleh pembantu dan satpam. “Kita tetangganya nggak pernah tahu sih dengan yang punya rumah. Dulu awalnya pernah seminggu sekali pulang malam, karena tugasnya di sana (Tulang Bawang). Pembantunya ada 3 ditambah satpam,” ujarnya.

Tetangga lainnya mengatakan, rumah mewah Winarti memiliki luas tanah sekitar 3.000 meter persegi. Jika ditaksir, tanahnya saja bisa mencapai harga Rp5 miliar. Sementara bangunannya bisa mencapai Rp15 miliar. “Kalau luas tanahnya sekitar 3.000 meter persegi, kan ada plangnya dulu waktu mau dijual. Saya selama bertahun-tahun di sini, baru dua kali lihat dia (Winarti). Katanya sih dia (Winarti) ada rumah 2, tapi tepat persisnya di mana saya nggak tahu,” kata tetangga depan rumah Winarti ini.

Ketua RT 7, Rudi, daerah dimana rumah itu  berada, tidak bersedia membeberkan lebih detail terkait keberadaan rumah mewah milik Winarti itu. “Saya nggak mau ngomong dulu lah, saya takut di kemudian hari ada masalah,” ungkapnya.

Melihat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diserahkan Winarti ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Winarti tercatat memiliki harta kekayaan senilai Rp7.697.096.858, atau Rp7,6 miliar lebih. LHKPN itu dilaporkan pada 4 November 2016, saat Winarti mencalonkan diri menjadi bupati Tuba.

Dalam LHKPN itu disebutkan, Winarti memiliki 6 bidang tanah yang berada di wilayah Kabupaten Tulang Bawang dan Lampung Tengah. Sementara di Bandar Lampung, Winarti hanya memiliki tanah dan Bangunan seluas 800 m2  dan 400 m2 dengan nilai NJOP Rp1,5 miliar. Artinya,  rumah mewah Winarti senilai Rp20 miliar itu belum masuk dalam LHKPN saat itu.

Untuk harta kekayaan kategori benda bergerak berupa kendaraan, dalam LHKPN Winarti disebutkan ada 7 unit kendaraan roda empat dan roda dua. Dengan kendaraan yang paling mahal yang dimiliki saat itu adalah Toyota Fortuner tahun 2012 dengan harga ditaksir  Rp250 juta.

Sementara saat ini, Winarti juga memiliki sejumlah kendaraan mewah seperti Alphard dan Rubicon. Beberapa harta kekayaan mewah inilah, yang kemudian menjadi pertanyaan publik darimana sumbernya. Hingga berita dilansir, Winarti belum bisa dihubungi. Saat dikonfirmasi melalui layanan Whatsapp ke ajudannya, hanya dijawab “Ibu sedang di luar”. (red)